Coban Manten PujonCoban Manten merupakan rangkaian area wisata air terjun yang masih berada satu kawasan dengan Coban Dudo (Tengah) dan Coban Rondo. Terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Penamaan Coban Manten dikarenakan terdapat dua air terjun yang berjajar dalam satu tebing bagaikan sepasang pengantin(manten dalam bahasa Jawa). Namun ada juga yang menamakan coban ini dengan Coban Kembar.

Ketinggian Coban Manten sekitar 85 meter dan merupakan yang tertinggi diantara coban lainnya. Air terjun tersebut berada paling atas dan di bawahnya terdapat Coban Tengah kemudian yang paling bawah ada Coban Rondo. Jika ingin menuju ke Coban Manten, traveler terlebih dahulu harus masuk ke Coban Rondo untuk membayar tiket dan perijinan masuk kemudian bisa menuju Coban Manten.

Untuk menuju Coban Manten, traveler harus meneruskan perjalanan hingga area perkemahan Coban Rondo. Jika Anda membawa kendaraan, bisa memarkirnya di area ini. Di sebelah kiri tempat parkir, traveler bisa mulai trekking menyusuri jalan setapak menuju Coban Manten. Perjalanan dari tempat perkemahan ini membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk sampai di Coban Manten.

Setelah berjalan cukup jauh, traveler akan menemui jalan setapak dengan dinding-dinding tanah tinggi di kanan kirinya. Setelah melewati tebing tersebut, Anda menemui area perkebunan cabe. Lalui jalan setapak di sisi perkebunan cabe. Ikuti arah tersebut sampai menemui jalan yang menanjak.

Kemudian Anda akan menjumpai area perkebunan kol dan akan tiba di tanah datar yang tinggi. Medan berikutnya yang akan dilalui lumayan berat hingga Anda harus menaiki akar pohon yang besar. Kemudian lanjutkan perjalanan dengan melewati jalan setapak yang dipenuhi bebatuan besar. Hingga sampailah Anda di air terjun Coban Manten.

Menyaksikan keindahan dua air terjun yang berjajar bagai pengantin dengan pepohonan yang rindang di sekitarnya sangat menyenangkan. Air dingin dan jernih bisa membantu menyegarkan badan. Hamparan bebatuan yang ada di bawah air terjun sangat menarik untuk tempat berfoto. Konon, menurut mitosnya jika ada pasangan laki-cewek yang berkunjung ke sini, maka hubungannya akan awet.

Tak salah jika banyak yang menjuluki Coban Manten sebagai Hidden Paradise (Surga yang tersembunyi) di Pujon Malang.

Di samping menikmati keindahan air terjun Coban Manten, traveler juga bisa mendirikan tenda untuk berkemah. Perlu dipersiapkan dengan baik saat bermalam di sini perihal kondisi fisik maupun perlengkapan kemah. Karena suhu pada malam hari bisa lebih dingin dibandingkan dengan di Coban Rondo. Selain itu jika musim hujan, anda harus lebih waspada karena bebatuan yang licin bisa mencelakai Anda.

Saat kembali turun dari Coban Manten, bawalah sisa-sisa makanan dan minuman yang Anda bawa saat berangkat. Kebersihan dan keindahan tempat wisata ini harus kita jaga bersama.

Happy traveling!