wisata-adventure-rafting

Kementrian Pariwisata kini sedang mengincar wilayah Banjarnegara untuk menjadi destinasi wisata adventure atau petualangan. Karena di wilayah ini terdapat Arung Jeram Sungai Serayu yang menantang untuk memacu adrenalin bagi pecinta rafting.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya mendorong pengembangan destinasi pariwisata yang tersebar di Indonesia sebagai upaya meningkatkan pendapatan nasional, daerah, dan masyarakat sekitar obyek wisata.

Salah satu cara untuk mengembangkan potensi wisata adalah dengan mendukung pengembangan wisata adventure khususnya arung jeram di Sungai Serayu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Wisata adventure sendiri nantinya meliputi wisata jelajah, agrowisata, dan wisata panorama.

Kepala Seksi Pengembangan Wisata Petualangan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Adi Prasojo mengatakan, “Sungai Serayu sangat bagus, airnya bagus. Sepintas memenuhi syarat untuk pengembangan wisata adventure. Sungai Serayu memiliki Grade 3 plus.”

Untuk menjadi lokasi wisata adventure, arung jeram Sungai Serayu Banjarnegara lokasinya sangat mudah dijangkau karena tidak jauh dari jalan raya utama.

“Kemarin saya dari Manokwari, Papua, saya lihat arung jeram juga, lokasinya berada di ujung sekali. Kalau Sungai Serayu ini dekat sekali dengan jalan utama, jadi lebih hemat waktu perjalanan,” ujar Adi Prasojo.

Adi menjelaskan, meskipun wisata adventure masih merupakan struktur baru di Kementerian Pariwisata, namun pihaknya serius menggarap wisata adventure karena peminatnya terus meningkat terutama wisatawan mancanegara sehingga tidak heran jika pihaknya saat ini selalu berkeliling Indonesia untuk mencari potensi wisata petualangan baru yang ada di Indonesia.

Maka dari itu, Kementerian Pariwisata sedang membentuk Tim Percepatan Pengembangan Wisata Petualangan yang terdiri atas orang-orang yang memiliki keahlian sesuai bidang wisata petualangan masing-masing seperti Amalia Yunita untuk arung jeram dan Cahyo Alkantana untuk “Caving” (susur goa).

Diharapkan Tim Percepatan Pengembangan Wisata Petualangan tersebut nantinya dapat datang ke Banjarnegara untuk melihat secara langsung wisata arung jeram Sungai Serayu dan menilai kekurangannya untuk dilengkapi agar sesuai dengan standart wisata adventure / petualangan.

Adi juga mengatakan, “Nantinya untuk pemandu wisata bisa dilatih. Selain orang berarung jeram, mereka bisa menikmati hal lainnya. Jadi tidak hanya arung jeram saja. Diharapkan nantinya Tim Percepatan yang akan mengembangkan itu.”

Selain arung jeram Sungai Serayu, pihaknya juga mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Banjarnegara untuk dapat mengembangkan wisata adventure lainnnya, seperti wisata adventure off road, panjat tebing, rumah pohon dll.

Bimtek Pengelolaan Wisata Petualangan, tidak hanya digelar di Banjarnegara tetapi juga daerah lain yang memiliki potensi wisata petualangan. Bimtek Pengelolaan Wisata Petualangan tersebut digelar selama dua hari dan diikuti 60 pemandu wisata arung jeram Sungai Serayu Banjarnegara. Saat ini, wisata arung jeram Sungai Serayu Banjarnegara dikelola oleh tiga operator, yakni The Pikas Adventure, Serayu Adventure, dan Arung Jeram Serayu.