Banyak sekali destinasi wisata pantai di Malang yang menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya keindahannya saja, tantangan yang harus dilewati juga menjadi hal menyenangkan untuk dicoba. Memacu adrenalin dan keahlian berkendara merupakan hal yang harus dilakukan untuk sampai ke tempat tujuan.

Pantai Licin, Pantainya Petualang

Nah, salah satu pantai yang menarik dan menantang bagi traveler adalah Pantai Licin. Keelokan pantai dan jalur akses yang menantang mampu menjadi daya tarik pecinta petualang untuk menuju tempat ini.

Pantai Licin adalah sebuah pantai di pesisir selatan Pulau Jawa yang berada di Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Pantai ini berada paling ujung timur dari wilayah Malang.

Jika menuju ke Pantai Licin dari Kota Malang, traveler bisa menuju ke arah Kecamatan Dampit kemudian menuju ke Tirtoyudo lalu ke Ampelgading. Setelah sampai di Ampelgading, Anda bisa belok di pertigaan Sumberejo, Desa Tamansari, Ampelgading, kemudian menuju Desa Lebakharjo.

Perlu ekstra hati-hati dan mempunyai keahlian mengendarai serta nyali tinggi untuk mencapai ke pantai ini. Juga dibutuhkan kondisi kendaraan motor atau mobil yang prima. Karena kondisi jalan menuju Pantai Licin menanjak dan banyak tikungan serta memiliki kemiringan hampir 80 derajat.

Jalanan di sini hanya cukup untuk satu mobil, jika berpapasan dengan kendaraan lain harus ada yang mengalah dan minggir. Jika Anda salah perhitungan sedikit saja maka resiko kecelakaan cukup besar. Karena di sisi kiri jalan terdapat jurang yang curam sedangkan di sebelah kanan terdapat tebing yang dipenuhi bebatuan besar yang berasal dari muntahan letusan Gunung Semeru.

Memang, jalan dari Lebakharjo ke Dusun Licin sudah ada yang beraspal dan sebagian dicor, namun masih ada beberapa bagian jalan yang berupa tanah dan licin sehingga banyak pengendara motor yang sempat terpeleset jatuh. Mungkin sebaiknya pengunjung datang ke pantai ini saat musim kemarau karena beratnya medan yang dilalui. Begitu juga dengan kendaraan yang dipakai sebaiknya jangan menggunakan mobil atau motor matic, pakailah kendaraan transmisi manual.

Setelah melalui medan berat dan berkendara ekstra hati-hati, perjalanan traveler menuju Pantai Licin tak akan sia-sia. Hal itu terbayarkan dengan keindahan dan keunikan pantai ini. Jika umumnya pantai memiliki pasir berwarna putih, maka Pantai Licin ini memiliki hamparan pasir yang berwarna hitam. Memang pada awalnya pantai ini memiliki pasir yang berwarna putih, namun muntahan material dari letusan Gunung Semeru menutupi pasir pantai di sini. Dan lokasi Pantai Licin juga bersebalahan dengan sungai aliran lahar Gunung Semeru.

Selain pasir hitam yang menjadi keunikan pantai ini, Pantai Licin juga memiliki keindahan gelombang ombak yang bersahut-sahutan menghantam bebatuan karang di sekitar pantai. Anda juga bisa melihat pemandangan gunung karang yang indah. Bahkan jika traveler berangkat lebih pagi atau dini hari, Anda akan menjumpai suasana sunrise yang tak kalah indah dengan Bromo. Pantai Licin punya spot untuk menyaksikan sunrise yang bagus. Kemudian jika Anda berdiri di sekitar bibir pantai, Anda akan menyaksikan keindahan pulau Nusa Barung yang berada di tengah lautan.

Di Pantai Licin, traveler bisa melihat aktifitas para nelayan mencari ikan. Karena pantai ini juga menyimpan potensi hasil laut yang melimpah. Banyak nelayan yang mendapatkan ikan untuk diolah menjadi bahan baku sarden seperti ikan lemuru, salem, dorang, kakap dan kerapu. Di pantai Licin juga ada tempat pelelangan ikan (TPI) seperti yang ada di Sendangbiru.

Nah, bagaimana traveler? Tertarik dan tertantang ke Pantai Licin? Segera siapkan peralatan dan kendaraanmu ke sini.

Happy Adventure!