Tips Mengatasi Lelah Saat Naik GunungRasa lelah yang melanda ketika hiking atau naik gunung pastinya akan menghampiri siapa saja bagi para pendaki gunung. Dan hal tersebut memang wajar saja. Namun, lelah tersebut akan terbayar ketika pendaki bisa sampai di puncak. Apalagi puncak gunung yang ditaklukkan tersebut merupakan puncak yang selama ini diidamkan untuk didaki, misalnya puncak gunung Semeru yang merupakan puncak tertinggi di tanah Jawa.

Jika Anda mengalami kelelahan saat naik gunung dan belum sampai puncak, jangan khawatir. Ada beberapa trik menghadapi rasa lelah tersebut. Dan pastinya jangan menyerah sebelum sampai puncak tujuan.

Berikut ini ada 6 tips untuk mengatasi rasa lelah saat naik gunung :

1. Istirahat
Istirahat sejenak saat Anda mulai merasakan lelah. Cobalah duduk di tempat yang datar, luruskan kedua kaki, dan posisikan punggung untuk rileks. Atur pernafasan Anda perlahan-perlahan sampai dapat bernafas secara normal. Ini dapat membuat Anda lebih tenang dan detak jantung menjadi normal.

2. Minum air
Air putih adalah barang wajib yang harus dibawa ketika mendaki gunung. Jangan terlalu banyak minum air putih secara berlebihan saat mendaki. Minumlah air secukupnya sekitar 2-3 teguk. Hal ini bermanfaat untuk membasahi tenggorokan yang kering dan mengusir rasa haus. Pergunakan air putih dengan bijak karena persediaan di gunung terbatas.

3. Menjaga ritme langkah
Jangan beristirahat terlalu lama, karena tubuh Anda yang saat mendaki sudah ‘panas’ akan menjadi dingin jika kelamaan diam. Tentunya hal ini mengharuskan Anda untuk kembali menyesuaikan kondisi tubuh dengan medan. Ketika Anda sudah mulai melangkah setelah istirahat, jagalah ritme langkah kaki Anda. Jangan terlalu panjang dan jangan terlalu pendek, yang sedang saja. Perlahan tapi pasti lebih baik dibanding langkah cepat yang dapat membuat Anda cepat lelah.

4. Jangan melihat jarak
Banyak dari pendaki gunung yang ingin cepat sampai puncak sehingga tidak mempedulikan kondisi fisik. Jika mendaki gunung, jangan berpikiran untuk cepat sampai puncak. Tak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai ke puncak, atau berapa meter lagi ketinggian yang akan dicapai. Lebih baik menikmati suasana sekitar dan menyamankan diri dalam perjalanan.

5. Jangan istirahat sendiri
Jika Anda beristirahat di perjalanan, sebaiknya jangan sendirian. Usahakan ada satu orang yang menemani. Jangan sampai Anda tertinggal jauh di belakang rombongan, dan Anda kemudian menyusul sendirian. Hal ini memungkinkan Anda untuk tersesat atau hilang dari rombongan.

6. Mendirikan tenda
Jika tubuh Anda dirasa tidak mampu meneruskan pendakian, jangan dipaksakan untuk terus berjalan. Komunikasikan ke rekan-rekan Anda dan mintalah kepada mereka untuk mendirikan tenda. Setiap orang mempunyai kemampuan yang berbeda. Mencapai puncak gunung adalah hal yang menyenangkan, namun perlu diingat jangan sampai membahayakan keselamatan diri.

Semoga tips ini bermanfaat. Selamat mendaki gunung!