Wisata Pendakian Gunung PandermanGunung Panderman berlokasi di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Gunung ini berada di ketinggian 2045mdpl dan mempunyai puncak bernama Basundara. Gunung ini termasuk dalam gugusan pegunungan Putri Tidur (Gunung Kawi). Nama Panderman diambil dari seorang meneer Belanda yang bernama Van Der Man. Beliau sangat antusias dan mengagumi keindahan gunung ini.

Bagi Anda yang suka mendaki gunung atau hiking, sebaiknya coba mendaki gunung Panderman. Karena mendaki ke gunung ini bisa sebagai tempat latihan pemanasan sebelum mendaki gunung lainnya yang lebih tinggi seperti Gunung Arjuna atau Gunung Semeru. Sangat cocok juga bagi pendaki pemula yang belum pernah naik gunung.

Untuk menuju ke basecamp Panderman, membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari arah Kota Malang. Basecamp ini berada di rumah paling ujung dari gapura Panderman. Di basecamp ini pendaki harus mendaftar terlebih dahulu sebelum memasuki area pendakian. Dan di tempat ini juga tersedia penitipan kendaraan. Jika Anda berkendara dengan sepeda motor, Anda bisa menitipkan ke tempat penitipan sepeda motor yang dikelola oleh warga desa setempat dengan membayar 5000/malam.

Jika Anda tidak mau ribet dengan sarana transportasi menuju ke basecamp Panderman, silahkan hubungi UTrip Transport, dan kami siap melayani keperluan mobil Anda.

Jalur Pendakian
Mendaki ke Gunung Panderman cukup dengan waktu satu hari saja dan untuk sampai ke puncak, pendaki hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam. Pendaki bisa melaui jalur umum maupun jalur khusus untuk sampai ke puncak gunung ini. Jika melalui jalur umum melewati dusun Toyomerto kemudian melewati desa Pesanggrahan. Sedangkan jalur khusus yakni melalui jalur Curah Banteng. Di jalur khusus ini jarak tempuh ke puncak bisa dipersingkat namun tantangannya lebih sulit karena pendaki harus melewati tebing yang mempunyai kemiringan 90 derajat dan hanya bisa ditempuh dengan memanjatnya. Selain itu di jalur ini tidak terdapat fasilitas berupa air maupun fasilitas lainnya.

Untuk pendaki pemula sebaiknya melewati jalur umum karena lebih mudah serta pendaki akan disajikan pemandangan alam sekitar Gunung Panderman sepanjang perjalanan. Sesampainya di puncak, pendaki akan dihadapkan dengan barisan pemandangan gunung wilayah Malang Raya seperti Gunung Arjuno dan Gunung Semeru, tentunya jika cuaca sedang cerah tidak berkabut atau pun hujan.

peta jalur pendakian gunung panderman

Peta Jalur Pendakian Gunung Panderman (infopendaki.com)

Pos Pendakian
Seperti mendaki ke gunung lainnya yang memiliki pos pemberhentian, Gunung Panderman juga mempunyai 2 pos pemberhentian. Pos pertama berada di Latar Ombo di ketinggian 1604 mdpl yang sering digunakan sebagai tempat berkemah bagi para pendaki. Di sini terdapat mata air yang bisa digunakan untuk air minum, memasak dan lainnya. Naik ke atas lagi ada pos kedua yakni Watu Gede (batu besar) karena di tempat ini terdapat banyak batu batu besar yang bisa di jadikan istirahat. Setelah dari Watu Gede pendaki bisa langsung menuju puncak Basundara.

Di puncak gunung ini, banyak terdapat monyet yang bergelantungan di pepohonan dan kadangkala menunggu untuk meminta makanan. Sebaiknya pendaki berhati-hati terhadap barang bawaan maupun makanan agar tidak diambil oleh monyet-monyet tersebut. Ketika malam hari, Anda bisa menyaksikan pemandangan Kota Batu dan Malang dengan gemerlap lampu yang indah.

Sebagai pendaki yang baik, jangan mengotori atau bahkan merusak lingkungan sekitar. Jangan lupa berdoa sebelum mendaki agar selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Tetap waspada, jaga diri dan Selamat Mendaki!