Traveler pastinya pernah mendengar desas-desus bahwa pernah ada masjid yang dibangun hanya semalam. Masjid tersebut adalah Masjid Tiban atau yang sering dikenal juga dengan masjid jin. Masjid Tiban ini berada di Jalan Wahid Hasyim Gang Anggur Nomor 10, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Wisata Religi Masjid Tiban Turen

Wisata Religi Masjid Tiban Turen

Konon, Masjid Tiban dipercaya dibangun oleh jin karena kemunculannya yang tiba-tiba di tengah pemukiman tanpa diketahui proses pembangunannya. Masyarakat sekitar tak pernah melihat adanya proyek pembangunan Masjid di lokasi tersebut. Tiba-tiba saja sudah berdiri bangunan besar di tengah-tengah permukiman warga.

Masjid yang juga sebagai pondok pesantren itu hingga kini ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Karena selain cerita ghaib yang berhubungan dengan masjid tersebut, pengunjung juga penasaran melihat bangunan masjid yang unik tersebut.

Pemberian nama masjid Tiban sebenarnya merupakan sebutan dari masyarakat sekitar yang memiliki arti masjid yang munculnya ajaib dan tiba-tiba. Jika dilihat, sebenarnya masjid ini juga sekaligus Pondok Pesantren yang memiliki nama Bihaaru Bahri’asali Fadlaailir Rahmah.

Bentuk bangunan masjid yang unik tersebut dirancang sendiri oleh pendirinya yaitu KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam. Setiap pembangunan kamar dan ruangan bangunan masjid tersebut selalu didahului dengan shalat istikhoroh dari sang kiai yang sering disebut Romo Kiai Ahmad. Hal tersebut tidak hanya menyangkut pembangunannya saja tetapi juga perihal ukuran kamar, ornamen, warna cat serta hiasan yang digunakan.

Namun, mengenai pembangunannya yang tidak diketahui oleh warga sekitar dan langsung menjadi bangunan yang megah menjadikan munculnya cerita mengenai pembangunan masjid oleh para jin. Beberapa cerita dari masyarakat sekitar juga mengatakan bahwa masjid tersebut dibangun hanya dalam waktu satu malam. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak pengurus masjid yang mengatakan bahwa masjid itu dibangun oleh para santri dan jamaah.

Walaupun pembangunan masjid Tiban dipenuhi cerita yang penuh misteri, salah seorang warga sekitar mengatakan bahwa memang pembangunan masjid itu cukup tertutup. Beberapa kali terlihat mobil pick up yang keluar masuk membawa bahan bangunan. Hanya saja warga tersebut tidak melihat adanya alat berat. Padahal jika dilihat dari besarnya bangunan dan tingginya masjid yang terdiri dari 10 lantai tersebut jika tidak menggunakan alat berat maka akan kesulitan.

Salah satu ruangan di masjid tiban

Salah satu ruangan di masjid tiban

Berbagai cerita misteri yang muncul dari pembangunan masjid Tiban ini membuatnya didatangi banyak pengunjung untuk melihat bentuk bangunan masjid tersebut. Di area masjid dan pondok pesantren tersebut akan ditemui raungan kamar dengan arsitektur bernuansa China, Eropa dan Timur Tengah.

Meski tidak mau disebut sebagai obyek wisata, pihak pengurus masjid tetap menyediakan berbagai fasilitas yang dapat digunakan pengunjung. Ada wisata kuliner dan belanja di lantai 9 dan 10. Selain itu tempat ini juga dilengkapi lift untuk menuju dari satu lantai ke lantai lainnya.